Apa perbedaan antara me-kan dan me-i?

Gabungan imbuhan (konfiks) me-kan dan me-i kerap membingungkan. Banyak kata dalam bahasa Indonesia yang dapat diberi kedua konfiks ini: melemparkanmelempari, menjauhkanmenjauhi, mengajarkanmengajari, dll. Berikut beberapa pola penggunaan tiap-tiap konfiks tersebut:

  1. me-kan: objek bergerak; me-i: objek diam. Contoh:
    • Saya melemparkan kertas kepada kamu (kertas bergerak).
    • Saya melempari kamu dengan kertas (kamu diam).
  2. me-kan: subjek diam; me-i: subjek bergerak. Contoh:
    • Saya menjauhkan buku itu  (saya diam, buku pindah tempat).
    • Saya menjauhi buku itu (saya pindah tempat, buku diam).
  3. me-kan: objek bukan manusia; me-i: objek manusia. Contoh:
    • Saya mengajarkan matematika kepada adik (matematika bukan manusia).
    • Saya mengajari adik matematika (adik manusia).

Sesuai sifat dinamis bahasa, belum semua kasus perbedaan me-kan dan me-i bisa dirumuskan. Pola perbedaan ini akan dilengkapi seiring dengan penemuan bentuk lain. Anda punya bentuk lain yang belum cocok dengan pola di atas?

5 komentar

  1. Pagi, Uda.

    Dlm naskah dinas di kantor tempat saya bertugas sudah menggunakan kaidah ini untuk penulisan surat tugas, yaitu: “kami menugasi Saudara xxx untuk menghadiri acara”, akan tetapi beberapa orang yang tetap menggunakan kata “menugaskan” dan membuat saya agak kesal mengingatkan lagi dan lagi. Hal lain terkait ini adalah penggunaan kata rekomendasi, apakah sudah tepat penggunasn seperti “Terkait hal tersebut, kami merekomendasi Saudara untuk melaksanakan xxxx”? Selama ini, beberapa naskah dinas juga masih sering menggunakan kalimat pasif yang tidak jelas subjeknya misal “Terkait hal tersebut, disarankan kepada Saudara untuk melaksanakan xxxx”.

    Terima kasih, Uda. :)

    • (1) merekomendasi = menasihatkan; menganjurkan. Apakah itu yang dimaksud? Ataukah yang dimaksud “mengajukan”?

      (2) Ketidakjelasan subjek memang menjadi salah satu “penyakit” kronis bahasa kita. Saya duga ini terpengaruh budaya unggah-ungguh kita.

  2. Kalau “berikan” itu apakah bentuk pendek dari “memberikan” pada kalimat berikut: “… yang Anda berikan kepercayaan untuk memegang kunci”. Ataukah penggunaan kata “berikan” di sini tidak tepat? Terima kasih.

  3. Selamat malam, Uda.

    Iya, maksud rekomendasi di sini adalah menganjurkan, misal:
    “Kami merekomendasi Saudara untuk segera mengirimkan surat tersebut.”
    Dalam kalimat tersebut apakah sudah tepat penggunaan kata “merekomendasi”? Ataukah “merekomendasikan” seperti pola pada “menganjurkan”?

    Bagaimana dengan menganjuri? Merekomendasi dan menasehati masih terdengar enak, tetapi menganjuri terasa aneh dibanding menganjurkan.

    Terima kasih lagi, Uda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *