Bagaimana cara menulis singkatan dan akronim?

Pertama, pahami dulu perbedaan antara singkatan dan akronim: akronim dapat dianggap dan dilafalkan sebagai suatu kata, sedangkan singkatan tidak. Akronim tidak memerlukan tanda titik karena dianggap sebagai kata, sedangkan singkatan pada umumnya (dengan beberapa pengecualian) memerlukan tanda titik di antara setiap huruf atau di akhir singkatan. Baik singkatan maupun akronim menggunakan kapitalisasi sesuai dengan konsep nama diri.

Tabel berikut menjabarkan pedoman pemberian tanda titik dan huruf kapital untuk singkatan dan akronim.

[table id=1 /]

Ada satu jenis singkatan yang tidak diatur dalam pedoman EYD, yaitu singkatan nama orang yang seluruhnya berupa gabungan huruf awal atau yang biasa disebut dengan istilah inisial. Tampaknya singkatan macam ini diperlakukan sama seperti butir #2 di atas, yaitu ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda titik, misalnya SBY dan IL (eh, ini inisial nama saya).

3 komentar

  1. Bagaimana dengan penulisan dua singkatan seperti LLD LBB (Lalu Lintas Devisa Lembaga Bukan Bank)? Apakah betul seperti di atas, atau dipisahkan dengan -, jadi LDD-LBB? Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *