Apa perbedaan antara “misalnya” dan “misalkan”?

Kata “misalnya” dipakai untuk menyebutkan contoh, sedangkan “misalkan” dipakai untuk pengandaian. Kata “misalnya” bersinonim dengan contohnya dan umpamanya, sedangkan “misalkan” bersinonim dengan andaikan dan umpamakan. Berikut contoh penggunaan kedua kata tersebut: Banyak orang yang mau menjadi kekasihmu, misalnya aku. Misalkan aku sebagai kekasihmu. Saya — dan sepertinya kebanyakan penutur Indonesia lain — lebih sering memakai […]

Selengkapnya →

Kapan menyebut selamat pagi, siang, sore, dan malam?

Jangan khawatir. Tidak ada ketentuan yang terlalu mengikat tentang hal ini. Meski, tentu saja, jangan katakan “selamat malam” saat matahari sedang ada persis di atas ubun-ubun, kecuali bila Anda memang sedang bermaksud melawak. Ratih Rahayu mencoba memberi definisi batasan jam pengucapan selamat berdasarkan makna pagi, siang, sore, dan malam yang tercantum di dalam KBBI. Berikut […]

Selengkapnya →

Apa perbedaan makna lapor dan rapor?

Kata lapor dan rapor sama-sama berasal dari kata benda bahasa Belanda rapport ‘laporan’ (Jones, 2008). Perhatikan bahwa terjadi perubahan kelas kata pada penyerapan rapport (kata benda) menjadi lapor (kata kerja). Dalam bahasa Belanda, kata kerja dari rapport adalah rapporteren. Kata lapor tidak diberi arti pada KBBI III dan baru diberi arti “beri tahu” pada KBBI IV. Kata rapor (kata benda) memiliki dua […]

Selengkapnya →

Apa perbedaan antara sekali, sekali-sekali, sesekali, dan sekali-kali?

Keempat kata tersebut tergolong dalam kata keterangan (adverbia) dan sama-sama diturunkan dari kata dasar kali yang menyatakan kekerapan atau kelipatan. Kata sekali berarti satu kali. Kata sekali-sekali berarti kadang-kadang, tidak kerap, tidak sering, atau tidak selalu. Kata sesekali merupakan bentuk singkat dari sekali-sekali dan memiliki arti yang sama. Kata sekali-kali berarti sama sekali, sedikit pun (tidak), atau sedikit pun (jangan). Berikut contoh penggunaannya:

Selengkapnya →

Apa perbedaan antara “minggu” dan “pekan”?

Kata minggu dan pekan dapat saling menggantikan untuk makna jangka waktu tujuh hari, misalnya pada pekan depan dan minggu depan serta akhir pekan dan akhir minggu. Kata minggu berasal dari bahasa Portugis domingo, yang dalam bahasa sumbernya digunakan untuk merujuk nama hari. Kata pekan tampaknya — berdasarkan korpus Malay Concordance Project — merupakan kosakata asli bahasa […]

Selengkapnya →

Apa perbedaan antara “jam” dan “pukul”?

Menurut Buku Praktis Bahasa Indonesia Jilid 2 (BPBI 2), kata jam dan pukul masing-masing mempunyai makna sendiri yang berbeda satu sama lain (Sugono, 2007). Kata jam menunjukkan makna ‘jangka waktu’, sedangkan kata pukul mengandung pengertian ‘saat tertentu’. Pertanyaan “berapa jam?” (untuk menanyakan jangka waktu) dan “pukul berapa?” (untuk menanyakan saat tertentu) merupakan contoh singkat yang dapat menggambarkan perbedaan penggunaan kedua kata ini.

Selengkapnya →

perubahan atau pengubahan?

Keduanya tercantum dalam KBBI, tetapi memiliki makna yang berbeda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh proses pembentukannya. Kata perubahan dibentuk dari kata berubah, sedangkan kata pengubahan dibentuk dari kata mengubah. Berubah tidak membutuhkan objek dan penyebabnya dari dalam, tidak diketahui, atau tidak dikenal karena tidak dianggap penting. Mengubah membutuhkan objek dan penyebabnya dapat dikenal, diketahui, atau dirunut.

Selengkapnya →