perinci atau rinci?

Menurut KBBI IV (2008), ejaan yang baku adalah perinci, bukan rinci.

pe·rin·ci v, me·me·rin·ci v menyebutkan (menguraikan) sampai ke bagian yg sekecil-kecilnya: ia berusaha ~ pendapatannya bulan yg lalu;

Namun, KUBI III Poerwadarminta (2003) mencantumkan rinci, merinci. Perbedaan rujukan inilah yang membuat para penutur acap bingung mana ejaan yang baku.

2 komentar

  1. Kata ini sering membingungkan. Dulu dinggap berkata-dasar “rinci”, sehingga muncul “terinci” untuk menggantikan “terperinci” dan “merinci” untuk menggantikan “memperinci”. Eh ternyata salah :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *