mengapa atau kenapa?

Mengapa dan kenapa adalah kata ganti (pronomina) untuk menanyakan sebab atau alasan. Keduanya bisa saling menggantikan, walaupun mengapa umumnya dianggap lebih formal daripada kenapa. Mengapa Anda tidak datang kemarin? Kenapa kamu tidak datang kemarin?

Selengkapnya →

Kapan kata hubungan kekerabatan seperti “bapak” perlu diawali dengan huruf kapital?

Kata penunjuk hubungan kekerabatan perlu dikapitalkanĀ (huruf awalnya ditulis dengan huruf kapital) saat digunakan dalam penyapaan atau pengacuan. Bila tidak digunakan sebagai kata sapaan atau kata ganti, dan tentu saja bila tidak terletak pada awal kalimat, kata semacam ini ditulis dengan huruf kecil saja. Contoh kata penunjuk hubungan kekerabatan adalah bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan […]

Selengkapnya →