mengapa atau kenapa?

Mengapa dan kenapa adalah kata ganti (pronomina) untuk menanyakan sebab atau alasan. Keduanya bisa saling menggantikan, walaupun mengapa umumnya dianggap lebih formal daripada kenapa. Mengapa Anda tidak datang kemarin? Kenapa kamu tidak datang kemarin?

Selengkapnya →

Apa pengindonesiaan yang tepat untuk “competition” dan “rivalry”?

KBBI mencantumkan entri kompetisi dan rivalitas yang masing-masing berasal dari bahasa Belanda competitie dan rivaliteit. Kedua bentuk tersebut sangat mirip dengan competition dan rivalry sehingga merupakan kandidat padanan yang termudah untuk diasosiasikan. Tentu saja, tergantung konteks, kita dapat menggunakan kata-kata semakna lain seperti persaingan, permusuhan, atau pertentangan. Tanja dari @antariksaid.

Selengkapnya →